Dikutip Dari Majalah Listrik Indonesia tentang Nippon Koei: Infrastruktur Cerdas Untuk Pembangunan Nasional
%20Edited.png)
Tanggal : Juli 2025
JAKARTA - Majalah Listrik Indonesia mewawancarai Nicholas Felix, Chief Representative Nippon Koei Jakarta, Indonesia, sebagai salah satu artikel fokus utama untuk edisi majalah bulan Mei–Juni 2025. Dikutip dari artikel tersebut, Chief Representative kami berbagi pemikirannya mengenai bisnis Pengembangan Infrastruktur Nippon Koei (NK) di Indonesia.
“Nippon Koei memiliki sejarah panjang dan membanggakan dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia, khususnya di sektor ketenagalistrikan dan energi.”
Salah satu kontribusi paling signifikan NK terhadap pengembangan sektor energi adalah pembangunan 2 bendungan di Sungai Asahan, Sumatra Utara. Proyek ini memasok listrik ke PT INALUM dan menjadi fondasi penting dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Indonesia. Baru-baru ini, NK telah menyelesaikan PLTA Asahan No. 3, yang berhasil menyediakan energi bersih bagi lebih dari 100.000 rumah. NK juga terlibat dalam pengembangan PLTA Peusangan 2, di mana NK berperan sebagai konsultan untuk Studi Kelayakan, Desain, dan Pengawasan Konstruksi.
“Namun, kontribusi kami terhadap infrastruktur meluas hingga ke luar sektor energi. Komitmen kami terhadap pembangunan Indonesia mencakup pekerjaan di bidang transportasi, termasuk jalan raya, jalur kereta api, dan sistem transit perkotaan. Selain itu, kami berkontribusi pada proyek pengelolaan sumber daya air, pengendalian banjir, dan irigasi.”

Selain sektor energi, NK juga berkontribusi pada sektor transportasi, di mana mereka terlibat dalam pengembangan proyek MRT dan LRT Jakarta. Lebih lanjut, NK juga berkontribusi dalam mendukung ketahanan iklim dan ketahanan pangan Indonesia dengan terlibat dalam Proyek Modernisasi Irigasi Rentang.
“Dengan mengintegrasikan upaya-upaya ini, kami akan selaras dengan tujuan pembangunan nasional Indonesia dan sasaran keberlanjutan global, membantu membangun masa depan yang tangguh dan inklusif bagi negara ini.”
Tantangan dan Peluang dalam Transisi Energi.
Indonesia sedang beralih ke energi terbarukan baru dengan target bauran energi sebesar 23% pada tahun 2025. Namun, Nicholas berpendapat bahwa tantangan utamanya adalah bagaimana mengintegrasikan sumber energi terbarukan yang bersifat intermiten seperti tenaga surya dan angin ke dalam jaringan listrik.
NK memandang tantangan ini sebagai peluang. Dengan menerapkan solusi teknik tingkat lanjut, praktik terbaik global, dan model pembiayaan inovatif, NK ingin membantu Indonesia mempercepat transisi energinya sekaligus memastikan stabilitas dan keterjangkauan bagi konsumen maupun pelaku bisnis.
NK sedang menerapkan solusi penyimpanan energi baterai, yang akan sangat penting untuk mengelola fluktuasi dalam pembangkitan tenaga surya dan angin. Melalui pendirian NK Energy Europe, NK Group memasuki bisnis penyimpanan baterai dan dapat menyediakan layanan satu atap, termasuk investasi, operasional, serta bertindak sebagai kontraktor EPC untuk proyek tersebut.
“Penurunan harga baterai merupakan terobosan bagi sektor energi. Seiring dengan penurunan biaya, penyimpanan energi menjadi opsi yang lebih layak untuk menstabilkan jaringan listrik, mengintegrasikan energi terbarukan, bahkan menyediakan daya cadangan untuk aplikasi industri dan komersial.”
Melalui NK Energy Europe, NK Group telah memperoleh pengalaman signifikan dalam pengembangan dan pengoperasian sistem baterai, dengan fasilitas Penyimpanan Energi Ruien di Belgia yang memiliki kapasitas penyimpanan 100 MWh dan output daya maksimum 25 MW.
Membangun Masa Depan Energi Melalui Investasi Langsung
Melalui anak perusahaannya, PT Cikaengan Tirta Energi (CTE), NK juga berperan sebagai Independent Power Producer (IPP). Pada tahun 2021, Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan kapasitas 7,2 MW mulai beroperasi dan menghasilkan sekitar 40 GWh listrik per tahun. Proyek ini menerapkan skema run-of-river yang memberikan dampak minimal terhadap lingkungan, serta menjalankan program CSR bagi masyarakat di sekitarnya.
Lebih lanjut, NK membangun kemitraan dengan entitas lokal seperti Perum Jasa Tirta I untuk menjajaki proyek di sektor penyediaan air, pengelolaan limbah, manajemen bencana, tenaga air, dan energi terbarukan.
“Strategi kami dibangun di atas beberapa pilar utama. Pertama, kami berinvestasi pada aset energi terbarukan, khususnya tenaga air, untuk berkontribusi langsung pada target energi bersih Indonesia. Kedua, kami ingin membentuk kemitraan strategis dengan pengembang lokal, instansi pemerintah, dan lembaga keuangan untuk memastikan proyek kami layak secara teknis maupun komersial. Ketiga, kami menjajaki struktur pembiayaan inovatif, termasuk obligasi hijau dan kemitraan pemerintah-swasta, untuk membuat proyek lebih menarik bagi para investor.”
Transfer Teknologi dan Sejarah Panjang
“NK telah bekerja sama erat dengan JICA selama bertahun-tahun, membantu mengimplementasikan proyek Bantuan Pembangunan yang didanai Jepang untuk mendukung sektor infrastruktur dan energi Indonesia. Peran NK adalah menyediakan keahlian teknis yang diperlukan untuk mengubah tujuan kebijakan menjadi solusi nyata.”
Selain aspek teknis, NK memberikan perhatian besar pada transfer pengetahuan kepada pemangku kepentingan lokal. Pendirian PT Indokoei International sebagai perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang mulai beroperasi pada tahun 1992, menunjukkan komitmen jangka panjang NK terhadap Indonesia dan investasi pada talenta teknik lokal.
“Salah satu kekuatan terbesar NK adalah kemampuan kami dalam menyediakan solusi independen dan netral secara teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap proyek. Kami tidak terikat pada teknologi atau produsen tertentu, yang memungkinkan kami untuk merekomendasikan solusi terbaik berdasarkan keunggulan teknis dan ekonomis semata.
Keahlian kami mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangkitan dan transmisi listrik hingga sumber daya air dan pengembangan perkotaan, sehingga kami dapat menerapkan pendekatan holistik dalam perencanaan infrastruktur. Di Indonesia, ini berarti kami mampu merancang solusi infrastruktur dan energi yang tidak hanya berfungsi saat ini, tetapi juga dapat dikembangkan dan disesuaikan untuk masa depan.”
Berita Terbaru
Penghargaan JSCE Tahun Anggaran 2024 untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Asahan 3
Baca artikel0%
↑
.png)